Kamis, 30 Juni 2011

sungai terpendek didunia ternyata di indonesia

by kumpulan artikel on 10:40 AM, 07-Mar-11
Apakah Anda tahu, kalau sungai terpendek di dunia ada di Indonesia, tepatnya di Sulawesi Tenggara, Kecamatan Tamborasi, Kabupaten Kolaka

Namanya Sungai Tamborasi

Sungai yang merupakan sungai terpendek di dunia dengan panjang +20 meter dan lebar +15 meter ini terletak +90 km dari kota Kolaka ke arah utara, tepatnya di Desa Tamborasi, Kecamatan Wolo. Untuk menuju kesana, pengunjung bisa menempuh jalan darat ataupun jalan laut +1-2 jam. Sepanjang jalan menuju Sungai Tamborasi, pengunjung juga bisa menikmati keindahan gunung yang mengandung batu marmer.

Hulu sungai dimana tempat mata air keluar, mengalir langsung dan berhubungan dengan laut yang berpasir putih membuat Sungai Tamborasi kian mempesona dan sayang untuk dilewatkan keindahannya

Pesona lain dari sungai ini adalah keunikan jenis airnya, dimana Sungai Tamborasi mempunyai 2 macam air, yakni air air dingin yang keluar dari mata airnya langsung, sedangkan air laut yang berbatasan langsung terasa hangat, sehingga pengunjung mempunyai 2 pilihan untuk mandi, dengan air hangat atau air dingin



Minggu, 05 Juni 2011

Siapapun Pelatihnya, Garuda Muda Harus Juara!

JAKARTA - Polemik tengah menghinggapi kursi kepelatihan Timnas Indonesia untuk SEA Games 2011. Menurut pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan, siapapun pelatih yang ditunjuk, pasukan Garuda Muda harus menjadi jawara di rumah sendiri.

Seperti diketahui, Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah pesta olahraga negara-negara ASEAN, yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada November mendatang. Alih-alih sibuk mempersiapkan skuad, permasalahan justru datang dari kursi kepelatihan.

Beberapa waktu lalu, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Badan Tim Nasional (BTN) menunjuk Rahmad ‘RD’ Darmawan sebagai pelatih kepala timnas SEA Games. Keputusan ini cukup mengejutkan Alfred Riedl, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala.

Sukses menggiring timnas senior ke final Piala AFF, pada Desember 2010, Riedl masih menyisakan masa kontrak dengan PSSI hingga satu tahun kedepan. Penunjukkan RD berujung pada pengangkatan Riedl sebagai direktur teknik, namun pelatih asal Austria enggan menerimanya.

“Ya, coach Riedl memang masih memiliki kontrak dengan PSSI. Bagi saya, siapapun pelatihnya, yang penting kita juara!” cetus RD, dikuti melalui perbincangan dengan Radio Elshinta, Minggu (5/6/2011).

“Kalau saya tetap dipercaya atau tidak, itu tidak penting. Yang jelas, timnas tetap sesuai dengan rencana yang sudah dirancang. Pemain akan dikumpulkan lagi pada 24 Juni, tapi harus dikoordinasikan lagi dengan Satlak Prima dan BTN,” paparnya.

“Timnas juga akan melakukan ujicoba dengan beberapa negara yang sudah kami hubungi. Tapi, tentu saja akan tergantung pada hasil kongres nanti,” tutup mantan pelatih Sriwijaya FC, seraya mengingat rencana digelarnya kembali kongres pemilihan ketua umum PSSI periode 2011-2015, sebelum 30 Juni mendatang.

Berita Politik Dan Peristiwa Internasional Terkini

Kiamat Diramalkan Jatuh Pada 21 Mei 2011

NEW YORK - Saat itu hujan turun dengan lebat di New York, semua orang berusaha untuk mencari perlindungan, tapi tidak bagi Manny, pria berusia 56 tahun ini dengan payungnya berdiri memberikan peringatan bahwa kiamat akan terjadi pada hari Sabtu 21 Mei.

Di seluruh kota New York, para pengkhotbah dipersenjatai dengan kaos, brosur, buku-buku dan poster, memberikan ceramah bahwa dunia akan berakhir. Dengan menggunakan kalkulasi numerikal yang kompleks di dalam Injil, mereka bahkan membuat iklan di stasiun kereta bawah tanah memberikan peringatan bahwa ada "gempa besar" yang akan menyertai Hari Penghakiman.

"Menurut Injil, di dalam Book of Revelations akan terjadi gempa di seluruh dunia. Kami masih belum yakin apa akan terjadi di saat bersamaan, karena di tiap belahan negara memiliki perbedaan waktu. Tapi yang pasti akan terjadi secara serempak di seluruh dunia," ujar Manny seperti dilansir AFP, Kamis (19/5/2011).

Tanggal 21 Mei 2011 memang terlihat acak, namun tanggal tersebut didapatkan berdasarkan analisa numerikal oleh Harold Camping, presiden Radio Keluarga, penyiar radio religius di California.

"Pada permulaan, di tahun 4990. Tuhan mengatakan kepada Nuh bahwa dalam tujuh hari Dia akan menghancurkan bumi. Dan Dia menghancurkannya dalam tujuh hari," imbuh Manny.

"Jadi jika dilakukan perhitungan tahun 4990 ditambah dengan 7001 tahun (persamaan dengan tujuh hari) maka sama dengan 2011," lanjutnya.

Tidak hanya itu, 21 Mei dianggap bertepatan dengan hari ke 17 dari bulan kedua dari kalender yang digunakan dalam Injil pada saat banjir besar terjadi.(rhs)

Pengikut